Selasa, 02 Juni 2009

Bahasa Gothic

Bahasa Gothik (*gutiska razda) adalah sebuah bahasa Jermanik yang sudah punah dan dipertuturkan oleh bangsa Goth dan terutama kaum Therving. Bahasa ini terutama diketahui dari Codex Argenteus, sebuah salinan naskah dari abad ke-6 dari naskah asli yang berasal dari abad ke-4 dan merupakan sebuah terjemahan Alkitab. Naskah ini merupakan satu-satunya bahasa Jermanik Timur dengan korpus yang besar. Yang lain-lain, termasuk bahasa Burgundia dan bahasa Vandal hanya diketahui, itupun jika bisa, dari nama-nama pribadi saja yang tercatat pada laporan sejarah. Sebagai sebuah bahasa Jermanik, bahasa Gothik merupakan bagian dari rumpun bahasa Indo-Eropa. Bahasa ini merupakan bahasa Jermanik yang tercatat paling awal, namun tidak memiliki turunan modern. Dokumen tertua dalam bahasa Gothik berasal dari abad ke-4. Bahasa ini menjadi merosot semenjak pertengahan abad ke-6, antara lain karena kekalahan militer kaum Goth oleh kaum Frank, eliminasi kaum Goth di Italia, masuknya kaum Goth secara missal ke agama Katolik Roma (sebelumnya mereka beragama Arianisme), dan keterpencilan geografis. Bahasa ini bisa hidup sampai abad ke-8 di Spanyol dan penulis Frank Walafrid Strabo menulis bahwa bahasa ini masih dipertuturkan di daerah Donau hilir dan beberapa tempat pegunungan terpencil di Semenanjung Krim pada awal abad ke-9 (lihat pula: bahasa Gothik Krim). Keberadaan korpus-korpus yang cukup awal ini membuat bahasa ini sangat penting dalam ilmu perbandingan bahasa. Nama asli bahasa ini tidak diketahui namun rekonstruksi *gutiska razda didasarkan pada Jordanes Gothiskandza, dibaca sebagai gutisk-andja, "akhir (atau batas) Gothik". Sementara itu razda "bahasa" ditemukan pada misalkan Matius 26:73.

Contoh bahasa Gotik
Di bawah disajikan sebuah contoh bahasa Gotik. Yang diambil adalah doa
Bapa kami yang diterjemahkan secara harafiah ke dalam bahasa Indonesia

Bahasa Gothik :
Atta unsar, þu in himinam, weihnai namô þein. Qimai þiudinassus þeins. Waírþai wilja þeins, swê in himina jah ana aírþai. Hlaif unsarana þana sinteinan gif uns himma daga. Jah aflêt uns þatei skulans sijaima, swaswê jah weis aflêtam þaim skulam unsaraim. Jah ni briggais uns in fraistubnjai, ak lausei uns af þamma ubilin. Unte þeina ist þiudangardi jah mahts jah wulþus in aiwins.

Terjemahan harafiah :
Bapa kami, Engkau di Sorga, terpujilah Nama-Mu. Datanglah Kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu, seperti di Sorga dan di Bumi. Roti kami setiap hari, berikanlah kami hari ini. Dan ampunilah kami, orang bersalah, seperti kami mengampuni yang bersalah pada kami. Dan jangan bawa kami ke percobaan, namun bebaskan kami dari yang jahat. Sebab milik-Mu lah Kerajaan dan Kekuasaan dan Kemuliaan secara abadi.



sumber : credit by ^Ghotic666^

APa sih angka 666 itu

hmm,. kalian kalian pasti pada takut kalo liat angka 666 atau semacam parno gitu dah,.. terbayang akan kesialan2, trus katanya bakal ketemu raja iblis,.. yuk mari saya jelas kan

666 : Angka Paling Terkenal ( sakral )
Di dunia orang nasrani ngga ada angka yang lebih terkenal dari pada angka 666. Kalo bisa, coba aja main ke toko buku ato surfing internet, loe bakal temuin ada banyak banget orang yang nulis tentang 666 ini. Ada yang bilang itu angkanya iblis. Ada yang bilang kalo angka 666 yang di tulis di kitab Wahyu itu maksudnya kaisar Nero, Paus, sampe Antikris. Pokonya banyak banget deh pembahasan angka 666 yang satu ini.

Tapi sebenarnya dari mana sih asalnya angka ini ?
Yang namanya 666 itu udah ada lama banget. Asalnya dari Babel, pas zamannya Daniel. Dulu orang Babel menyembah dewa2 yang ada hubungannya sama matahari, bulan, bintang, planet ato benda2 langit laennya. Totalnya ada 37 dewa. Yang jadi raja dewanya itu dewa matahari. Nah dulu itu ada kepercayaan kalo angka itu punya kuasa buat ngebatasin kuasa dewa2 yang mereka sembah. Jadi tiap dewa dikasih nomor. Mulai dari omor 1 sapai 36 ( dewa matahari ngga diberi nomor ). Nah semua nomor itu kalo dijumlahin hasilnya 666. Kalo ngga percaya kamu boleh itung sendiri.Nomor 666 ini jadi nomor dewa matahari.Tapi angka 666 jadi terkenal gara2 rasul Yohanes dapet penglihatan tentang akhir zaman ( kiamat ). Di dalam penglihatan Yohanes itu ada satu bintang yang bikin semua orang di bumi kudu dicap tangan ato dahinya pake angka 666 jadi terkenal banget.

Padahal apa sih 666 itu ?
Itu kan cuma angka. Ngga lebih, ngga kurang. Mungkin bener angka 666 itu dipake sama iblis buat jadi trademark-nya, tapi bukan kita terus jadi parno tiap kali liat angka 666, langsung komat-kamit baca doa, ato keluarin minyak urapan, ato langsung ngacir . Ngga perlulah ! Ngapain takut sama angka doang.

666 Di Sekeliling Kita
Sebenarnya kita hidup di tengah angka 666 loh. Hal ini secara nggak langsung kasih liat kalo iblis punya pengaruh kuat sama dunia ini. Tapi sebagai anak Tuhan kita ngga perlu takut. Walopun kita hidup ditengah2 dunia yang dikuasai iblis toh kita punya roh yang lebih besar dari dunia ini. Mo tau mana aja angka 666 ada di sekeliling kita?
-666 itu port number ( jalur koneksi internet ) buat game "Doom Online". Ohh ya tau gak Doom di game Dot-A, itu kan si luficer ( rajanya iblis ).
- Game komputer Lemming punya satu level yag disebut 'level serba 6...' di level itu semua serba 6. Lemmingnya ada 66, skill jagoannya ada 66, batas waktu 6 menit, tingkat kesuksesan 66, dan kudu nyelamatin 66% Lemming.
- 666 itu nama virus komputer yang ditemukan taon 1998.
- Film "The Omen" diliris 6 Juni 2006 (06/06/06) Jam 06:06:06: pagi.
- 666 nama panggilan band rock asal Kanada "Kill Cheerleader"
- 666 adalah judul album Hyde ( penyanyi Jepang )
- 666 adalah nama band asal Jerman yang penampilannya emang Gothic banget.

so,.. apa kita menemukan kesialan selama kita bertemu dengan angka itu???jawaban nya ya ada di kalian sendiri,. toh saya selama ini menggunakan angka 666 gak pernah ketemu sial kok,. hehehe



sumber : credit by ^Ghotic666^